GAJI PERMANEN PERBULAN

GAJI PERMANEN PERBULAN
Cukup Dengan Mengisikan NAMA dan EMAIL ANDA

Serangan PM Italia Ternyata Hanya Rekayasa ( Video ! )





Tayangan video You Tube yang mengisyaratkan serangan terhadap Perdana Menteri Italia Silvio Berlusconi sebagai kebohongan telah mengundang sensasi tersendiri. Berlusconi (73) mengalami cedera di bagian mukanya setelah terkena lemparan sebuah patung cedera mata katedral Milan.

Tayangan televisi yang tersebar di seluruh dunia menunjukkan wajah taipan media ini berlumuran darah setelah tulang hidung dan 2 giginya patah akibat serangan seorang pria terhadap perdana menteri Italia yang baru menyampaikan orasi di hadapan para pendukungnya sepekan lalu.

Namun, tayangan video You Tube yang mengisyaratkan serangan di Milan itu sebagai kebohongan dalam hitungan hanya beberapa jam telah diakses hingga hampir 500.000. Tayangan video tersebut mengaitkan kasus serangan terhadap Berlusconi sebagai teori konspirasi layaknya tudingan yang pernah diarahkan ke CIA dalam serangan terhadap Twin Towers.



Pencantum video yang tidak terindentifikasi ini menggunakan beberapa foto dengan beberapa pernyataan terhadap momen serangan di Milan pada 13 Desember lalu. Salah satu pertanyaan adalah seputar keaslian darah Berlusconi yang tampak mengental. Pertanyaan lain adalah kenapa pakaian dan jas Berlusconi tidak bersimbah darah karena pihak rumah sakit menerangkan perdana menteri Italia ini kehilangan setengah liter darah.

Tayangan video juga menyorot seorang pengawal keamanan menyerahkan sesuatu ke Berlusconi yang dicurigai sebagai sebuah penyemprot aerosol berisi darah palsu. Video ini juga berisi pesan kepada pemirsa untuk berhenti menyaksikan tayangan televisi dan mulai berpikir akan kebenaran.

Para pendukung Partai Rakyat Merdeka pimpinan Berlusconi menilai tayangan video yang dikirim lewat Facebook dan jaringan surat elektronik di seluruh dunia itu sebagai hal yang tidak rasional. "Saya telah melihat tayangan video itu dan saya rasa kita sedang berhadapan dengan terorisme mikro," ujar juru bicara Partai Rakyat Merdeka, Danielle Capezzone.

"Saya rasa mereka yang memasang video itu adalah mereka yang berideologi sama dengan mereka yang menggunakan kekerasan. Saya tidak menyangka mereka mempertanyakan keaslian tayangan televisi hanya karena darah tidak terlihat bersimbah banyak dari tubuh Berlusconi."[kompas.com]